PR Consultant Jakarta Berikan Info Penting, Public Relations Outlook 2022

PR Consultant Jakarta – Imogen PR. Tahun 2021 sebentar lagi akan berakhir, tak terasa memang tapi kenyataan demikian. Rasanya waktu seperti berhenti di tahun 2020 silam akibat pandemi yang banyak melumpuhkan sektor bisnis dan kegiatan sosial. Kini dengan angka penyebaran yang menurun dan vaksinasi yang terus digalakan, perlahan-lahan kegiatan ekonomi dan sosial kembali seperti semula dan menjelang era new normal yang telah digerbar-gemborkan beberapa bulan lalu.

Di akhir 2021 ini PPKM akhirnya turun di level 2, dan acara kerumunan sudah mulai diizinkan namun dengan prokes yang ketat. Kemungkinan di tahun 2022 mendatang hidup sudah bisa sepenuhnya normal bila tidak ada lonjakan angka penyebaran COVID 19. Meskipun hanya berupa prediksi namun hal ini membawa angin segar bagi banyak profesi yang menggantungkan nasibnya di acara-acara musik, workshop, dan juga acara aktivasi lainnya. Lalu bagaimana dengan profesi PR Consultant Jakarta? Apakah akan kembali ke semula atau akan terjadi perubahan?

Baca juga: Praktisi Public Relations Jadi Jalan Ninja Millennial Membangun Karir, Ini 4 Bukti Kalau Bekerja Di PR Itu Career Booster

Untuk menakar dan memprediksi dengan baik apa yang akan terjadi di tahun 2022 dan apa imbasnya kepada PR Consultant Jakarta, Imogen PR mencoba merunutkan beberapa poin tren atau perubahan industri PR yang akan terjadi di tahun 2022. Hal ini yang patut diperhitungkan oleh PR Consultant Jakarta agar dapat menyusun siasat baru agar industri PR nasional bisa berjalan lebih cepat ketimbang tahun-tahun lalu. Berikut ini pembahasan tentang 4 tren tahun 2022 yang perlu diketahui oleh PR Consultant Jakarta.

1. Kita Akan Lebih Sering Bicara Angka

PR Consultant Jakarta

Tren yang paling signifikan akan terjadi di tahun 2022 adalah angka sebagai benchmark atau dasar dari pekerjaan seorang PR Consultant Jakarta. Mengapa bisa demikian? Karena diprediksi tahun 2022 profesi marketing dan PR akan semakin dekat bahkan nyaris melebur sehingga para PR Consultant Jakarta harus menggantungkan diri kepada angka-angka sebelum menyusun atau mengeksekusi aktivitas PR. Meskipun sejatinya profesi PR merupakan seorang pencerita atau storyteller, namun untuk menciptakan sebuah cerita yang menarik dan tepat sasaran para PR Consultant Jakarta harus menggunakan data sebagai dasar.

Dengan mulai melaksanakan pengumpulan data untuk mendukung pencapaian KPI seperti SEO, SEM, media sosial advertisement, dan juga pemberitaan di media maka seorang PR consultant dapat mempertanggung jawabkan strategi dan cerita yang mereka angkat di hadapan stakeholders. Angka sebagai dasar nantinya dibutuhkan oleh perusahaan untuk urusan budget sehingga semua hasil harus dapat terukur mulai dari reach, engagement, traffic, conversation, leads, sampai akhirnya berujung pada penjualan.

2. Personal Pitching is a King

PR Consultant Jakarta

Riset tentang profesi PR belakangan ini banyak memberikan hasil bahwa sekitar 76% para PR profesional di dunia mengatakan bahwa personal dan individual email kepada jurnalis merupakan cara yang efektif dalam upaya pendekatan terhadap media. Hasil ini tentu merupakan salah satu alasan kuat untuk meninggalkan kebiasaan untuk mengirimkan email secara berantai yang biasanya jadi jurus jitu PR Consultant Jakarta untuk menjaring sebanyak-banyaknya media agar cerita tersebar luas. Ke depannya semua pitching terhadap media ataupun klien harus dilakukan secara personal pada setiap jurnalis atau klien yang kita kontak. More personal, more good!

Faktanya, setiap hari setiap jurnalis mendapatkan ribuan email yang mereka harus saring mana yang paling penting. Maka dari itu PR Consultant Jakarta harus tahu cara mendekati mereka dengan cara personal.

Baca juga: Konsultan Humas Jakarta Banyak Diminati Sebagai Tempat Magang, Ini 4 Alasannya!

3. Social Media Influencer Masih Jadi Anak Emas

PR Consultant Jakarta

Semakin ke sini peran social media influencer semakin signifikan di kalangan publik seiring dengan bertambahnya jumlah pengguna social media dan pemegang gawai. Social media influencer menjadi media yang tepat untuk menyampaikan cerita di ranah digital  selain media massa. PR Consultant Jakarta pun mulai banyak yang menggunakan social media influencer sebagai bagian dari media aktivitas strategi, apalagi ketika pandemi melanda dan banyak aktivitas PR dihentikan. Sesungguhnya bukan hal yang mengejutkan bahwa tahun 2022 mendatang social influencer masih jadi anak emas.

Hanya bedanya di tahun depan utilitas social media influencer sebagai penyampai cerita menjadi lebih menantang lantaran semakin kompleksnya netizen di Indonesia. Oleh karena itu PR Consultant Jakarta harus benar-benar membidik social influencer tepat untuk menyampaikan cerita. Pastikan karakter penonton atau follower mereka mendekati apa yang dituju. Jangan sampai melenceng.

4. Isu Sosial Akan Jadi Faktor Kuat

PR Consultant Jakarta

Sudah dari tahun 2017 muncul sinyal perubahan karakter konsumen muda yang lebih aktif dan peduli akan isu sosial dan politik. Sekitar 70% konsumen menginginkan brand atau produk yang mereka gunakan mengambil peran terhadap isu sosial dan politik, angka ini naik sekitar 66% dari tahun 2017. Maka dari itu para PR Consultant Jakarta diharapkan untuk mulai menempatkan brand dan strategi yang dijalani sesuai dengan iklim sosial dan politik yang sedang berjalan. Ini penting untuk membangun nilai dan prioritas apa yang akan dilakukan brand kedepannya.

Saat ini pun sudah banyak brand yang menciptakan kampanye sesuai dengan iklim sosial dan politik yang sedang hangat. Brand tersebut merupakan brand besar seperti Nike, Gillette, dan Ben & Jerry’s. Brand yang tidak memiliki nilai keberagaman atau tidak peduli dengan iklim sosial dan politik terancam untuk tertinggal oleh kompetitor. Sikap brand atas keberagaman dan sama rata dalam hak di dalam kehidupan sosial terbukti meningkatkan penjualan dan performa brand di mata konsumen.

Studi Mckinsey bahkan melaporkan bahwa brand yang memiliki sikap positif terhadap keberagaman dan hak yang sama rata di kehidupan sosial mengalami kenaikan penjualan sebesar 19% dan juga performa sebesar 35%.

Secara garis besar PR Consultant Jakarta tidak bisa lagi menjalankan strategi atau cara PR yang mungkin sudah digunakan semenjak tahun 2000an. Ada banyak hal berubah sehingga membutuhkan cara baru, namun dengan memahami seutuhnya tentang perubahan yang terjadi di banyak industri dan bisnis akan membantu PR Consultant Jakarta untuk tetap bekerja efektif dan relevan di tahun-tahun mendatang.

Baca juga: Communication Consultant 101; 4 Cara Bedakan Communication Consultant Handal Dan Amatir

WordPress Video Lightbox
WeCreativez WhatsApp Support
Our Managing Director is here to answer your questions about how we can support you!
👋 Hi, how can I help?