Konsultan Public Relations

Konsultan Public Relations Harus Kuasai 4 Teknik Pitching Agar Dapat Proyek Baru di Tahun Baru

Konsultan Public Relations – Imogen PR. Dalam menjalankan sebuah Agensi Public Relations (PR), proyek merupakan motor utama penggerak keberlangsungan bisnis agar tetap bersinar di industri. Untuk menjaga kesejahteraan bisnis, pipeline haruslah kaya akan data proyek yang sedang berjalan atau akan berjalan. Dari sekian banyak alur bisnis yang tertera di pipeline, pitching merupakan salah elemen utama yang harus diperhatikan oleh Agency PR. Keberhasilan sebuah pitching tergantung oleh banyak hal. Mulai dari bagaimana pembawaan si Konsultan Public Relations sampai ke sesolid apa rencananya yang dibangun.

Konsultan Public RelationsUntuk seorang Konsultan Public Relations yang telah lama berkecimpung di dunia PR dan memiliki jam terbang tinggi, pitching dilakukan dengan mengandalkan intuisi dan naluri sehingga sepintas terlihat mudah. Tapi bagi para wajah baru, jangan sampai terlena dan menganggap enteng hal ini. Sebagai pondasi untuk menjadi seorang Konsultan Public Relations yang handal, ada teknik-teknik pitching yang harus dikuasai.

Baca juga: Public Relations Jakarta Pastikan 4 Tips Penting Hadapi Tantangan Era Pandemi

Oleh karena itu Imogen PR akan menjabarkan 4 teknik pitching yang harus dikuasai Konsultan Public Relations wajah baru bila ingin berhasil menambahkan daftar proyek baru di pipeline.

1. Pitching Adalah Bercerita, dan Konsultan Public Relations Adalah Storyteller

Sejatinya seorang Konsultan Public Relations adalah storyteller, baik itu dalam menyampaikan pesan ataupun ketika pitching. Maka dari itu teknik pitching pertama yang harus dikuasai adalah teknik bercerita. Kalimat pertama yang muncul dalam presentasi dan terucap dari mulut saat pitching harus mengandung cerita yang penting untuk brand sampaikan kepada publik. Dengan banyaknya pitching yang harus dilakukan terkadang Konsultan Public Relations lupa menajamkan cerita apa yang akan disampaikan dan mengapa cerita tersebut penting.

Dengan menyampaikan cerita yang langsung mengena pada klien maka akan membuat pitching tersebut stand out dari yang lain lantaran klien akan langsung terkoneksi. Ketika sudah dapat membuat koneksi antara cerita, rencana, dan eksekusi dengan klien maka kemungkinan besar pitching akan berhasil dan daftar klien baru akan bertambah di pipeline.

Konsultan Public Relations2. Short and Straight to the Point

Kesalahan yang kerap kali diulangi oleh Konsultan Public Relations dalam melakukan pitching adalah terlalu banyak bicara atau menggunakan kalimat bertele-tele. Padahal semakin bertele-tele akan semakin membuat ide dan cerita menjadi tumpul dan juga mengaburkan pesan. Belajar dari sana para konsultan PR baru harus belajar untuk menggunakan kalimat pendek dan to the point baik itu dalam presentasi ataupun dalam membawakan pitching. Ini juga bisa membangun kredibilitas dan kharisma di dalam diri Konsultan Public Relations saat berhadapan dengan calon klien.

Jangan takut kalau-kalau kalimat atau penjelasan akan sulit ditangkap klien sebab justru dengan memangkas hal-hal yang tidak perlu maka klien akan dengan mudah menangkap poin yang disampaikan. Kalaupun ada hal yang tidak jelas maka konsultan PR dapat menjelaskan di sesi tanya jawab.

Baca juga: PR Agency Jakarta 101; Ini Dia 4 Masalah PR Yang Dapat Membawa Dampak Negatif

3. Ask First, Pitch Second

Saat menghadapi pitching baru, jangan keburu nafsu untuk menggarap cerita dan ide bermodalkan riset singkat lewat Google atau tanya sana-sini. Sebaliknya duduk sejak dan mulai bangun daftar informasi apa yang harus diketahui dari klien. Setelah itu mulai komunikasi dengan pihak klien dan tanyakan informasi tersebut hingga semuanya menjadi jelas. Apa yang diharapkan klien dari Konsultan Public Relations, lalu target apa yang ingin dicapai, dan apa preferensi cara yang diinginkan. Meskipun informasi tersebut sudah ada di brief, namun jangan ragu untuk membuka korespondensi melalui email dengan calon klien.

Selain berguna untuk menggali informasi langsung dari klien, teknik ini juga akan membangun hubungan baik antara Konsultan Public Relations dan calon kliennya. Siapa sih yang tidak senang melihat antusias tinggi seseorang akan brand yang mereka pegang.

Konsultan Public Relations

4. Manner First

Menjadi personal yang baik bagi orang lain merupakan teknik paling alami namun efektif dalam membangun relasi dan ketertarikan orang lain. Dengan merepresentasikan diri dengan baik maka Konsultan Public Relations dapat memberikan sinyal kepada calon klien bahwa kerjasama nantinya akan menyenangkan. Maka dari itu para Konsultan Public Relations wajah baru harus memiliki manner yang baik tidak hanya kepada klien tapi juga kepada orang sekitar sebab manner bukan satu hal yang dapat dilatih tapi sesuatu yang harus ditanamkan dan dipupuk sejak dini.

Dengan manner yang baik, apapun pekerjaan yang dilakukan akan berjalan lancar dan membawa kebaikan kepada klien.

Baca juga: 5 Cara Sederhana Dan Mudah Untuk Jadi Public Affairs Consultant Ulung

WordPress Video Lightbox
WeCreativez WhatsApp Support
Our Managing Director is here to answer your questions about how we can support you!
👋 Hi, how can I help?