Komunikasi Antar Budaya Harus Efektif, Ini 5 Langkah Menghadapi Darurat Komunikasi

Komunikasi Antar Budaya – Imogen PR. Globalisasi mendorong setiap negara untuk terbuka terhadap negara lain dan menjalin komunikasi yang baik untuk banyak keperluan. Keperluan politik, bisnis, kemanusiaan, dan juga wisata demi mendatangkan dividen terhadap negara tersebut. Hanya dengan komunikasi hubungan baik antar negara dapat dijalin, komunikasi membuka keran informasi valid dan membangun citra baik terhadap negara lain. Ujung-ujungnya tujuan membawa dampak positif dapat terwujud. Dengan budaya yang berbeda-beda antar satu negara dan lainnya, maka cara komunikasinya pun harus dapat menembus semua budaya.

Baca juga: Konsultan PR Bongkar 4 Eksekusi Strategi PR Akurat Dan Relevan

Bagaimanakah komunikasi antar budaya yang mereka lakukan belum efektif? Lalu bagaimana komunikasi antar budaya yang efektif? Untuk menjawab pertanyaan ini, Imogen mencoba untuk mengurutkan 5 langkah menghadapi darurat komunikasi dengan komunikasi antar budaya yang efektif seperti yang disampaikan di bawah ini.

1. Awareness is a key

Komunikasi Antar BudayaSebelum melakukan komunikasi antar budaya, ada baiknya bangun kesadaran akan identitas di komunikator dan citra yang terpatri di mata dunia. Setelah bangun pesan yang kuat tentang mengapa sang komunikator melakukan apa yang mereka lakukan dalam situasi tertentu dan sampaikan bahwa cara tersebut sudah sesuai dengan nilai budaya nasional dan standar internasional. Setelah itu jangan lupa untuk memastikan pesan tersebut bisa diterima oleh publik dunia, sang komunikator harus memastikan bahwa pesan yang disampaikan sesuai dengan apa yang diterapkan di lapangan.

Dengan begitu pesan yang disampaikan melalui komunikasi antar budaya dapat diterima dan membangun kepercayaan dari publik.

2. Persiapan Matang Untuk Menghadapi Dunia

Komunikasi Antar BudayaLantaran akan menghadapi publik dunia, maka persiapan lebih harus dilakukan dengan cara mempelajari bagaimana etika dan cara melakukan kegiatan public relations sesuai dengan standar internasional. Mulai dari tata cara, bahasa, sampai kode etik berpakaian. Dengan begitu maka pesan yang disampaikan dapat diangkat dengan mudah oleh media internasional tanpa ada salah paham yang disebabkan perbedaan budaya. Maka dari itu persiapan matang sebelum muncul di hadapan media merupakan satu keharusan agar dapat membangun kepercayaan publik dunia.

3. Hati-hati Dengan Humor

Komunikasi Antar BudayaHumor merupakan alat pencair suasana dan pembangun citra baik paling efektif, namun dalam kasus komunikasi antar budaya maka penggunaannya harus diperhatikan agar tidak berlebihan dan sesuai dengan etika di publik dunia. Memberikan humor yang tidak tepat dan terkesan golongan tertentu dapat menciptakan polemik di publik, hal ini dapat mendatangkan hal negatif terhadap si komunikator. Salah satu contoh komunikasi antar budaya dengan humor yang pas adalah ketika presiden Jokowi menggunakan perumpamaan winter is coming dari serial Games of Thrones pada IMF-WB plenary session dan infinity war dari film Avenger pada ASEAN at the National Convention Center.

Untuk laporan lengkapnya dapat dibaca di Avenger To Game Of Thrones; Learning Story Telling In The 2018 Style Of Jokowi.

4. Untuk Komunikasi Antar Budaya Keterbukaan Adalah Segalanya

Komunikasi Antar BudayaMenutup diri dari dunia luar tidak akan membuat sesuatu berkembang, apalagi membangun kepercayaan pihak lain. Maka dari itu sebelum melakukan komunikasi antar budaya maka pastikan dulu bahwa keterbukaan merupakan satu hal yang pasti. Tidak hanya terbuka soal informasi, namun juga terbuka terhadap kritik, saran, dan feedback dari dunia. Dengan begitu publik dunia akan menghargai komunikasi yang dilakukan dan perlahan-lahan memberikan kepercayaan mereka.

 

5. Biarkan Waktu Menjawab

Komunikasi Antar BudayaMenjalin hubungan dengan publik dunia membutuhkan komunikasi antar budaya berkepanjangan, dan secara terus menerus. Kepercayaan tidak dapat dibangun dalam semalam sehingga perlu upaya lebih, dan perbaikan secara berkelanjutan sampai akhirnya darurat komunikasi dapat diatasi. Maka dari itu langkah akhir yang bisa diambil adalah duduk dan membiarkan waktu yang menjawab semua keraguan, dan waktu juga yang akan bekerja untuk membangun kredibilitas dan kepercayaan publik.

 

Baca juga: Consultant PR Berkarya; 1 Dekade Lebih Imogen PR

No Comments

Post A Comment

WordPress Video Lightbox
WeCreativez WhatsApp Support
Our Managing Director is here to answer your questions about how we can support you!
👋 Hi, how can I help?